Selasa, 04 Agustus 2015

MERINDUKAN NASEHAT AYAH

Biasanya kita merindu saat kita sedang mengalami kesibukan yang teramat sangat atau mengalami luangnya waktu yang terlalu santai. Kerinduan akan apapun yang sebaliknya dari yang kita alami sekarang. Semisal saya sedang bersantai hari-hari pagi, rindu rasanya sibuk di hari pagi. Tapi saat sibuk di hari-hari pagi, ingin rasanya meringkuk di dalam selimut. Kerinduan tercipta dari keadaan sebaliknya yang kita alami. Begitu juga kerinduan terhadap ayah. yang paling dirindukan tentang ayah



Apa yang paling kamu rindukan tentang ayahmu? Jawabanku? Hm… bersamanya. Sekarang memang jauh darinya karena merantau. Hingga hanya SMS atau telpon saja cara untuk menghapus kerinduan. Walau terkadang tidaklah mempan dan kerinduan itu datang lagi. Merindu bersama ayah, bisa bercanda, bisa tertawa, atau sekedar mendengar nasihat dan pengalaman masa lalunya tentang kehidupan.



Rindu dengan Sosok Fisiknya

Suara, bentuk wajah, tinggi badan, senyuman, adalah contoh sosok fisik dari ayah. Sosok fisik merupakan yang kita kenal dari panca indra. Kerinduan pada sosok fisiknya dikarenakan kita sudah jarang bertemu, hadir bersama sosoknya atau memang kita tidak dapat lagi duduk berbincang, bertatapan dan bercengkrama. Kerinduan sosok ayah adalah yang pertama paling kita rasakan. Terlebih lagi jika kita telah lama kehilangannya. Karena waktu juga mempengaruhi kita merindu bersama ayah. Semakin lama terpisah, semakin lama kita jauh dengan ayah maka kerinduan akan dirinyapun semakin sering terjadi.

Rindu dengan Kenangan Dirinya

Sosok fisik hanyalah satu dari sekian banyak yang bisa kita rindukan tentang ayah. Sedangkan kumpulan dari sosok fisik yang tergabung bersama kejadian dimasa lalu dinamakan kenangan. Kita mengenang ayah dari sosok fisiknya lalu dari peristiwa yang pernah kita lalui bersamanya. Kerinduan ini hadir tidak sesering kerinduan sosok fisiknya. Karena butuh kejadian yang banyak dan berkesan, kejadian baik atau buruk bersama ayah untuk dapat membangkitkan kerinduan akan kenangan yang ada. Sayangnya tidak semua orang bisa merasakan kerinduan akan hal ini. Terlebih bagi mereka yang jarang meluangkan waktu bersama ayah atau memang ayah telah lebih dulu pergi sebelum terciptanya kejadian yang berkesan bersama-sama.

Rindu dengan Pesan dan Nasihatnya

Kerinduan ketiga yang terakhir bisa dibahas adalah tentang rindu akan pesan dan nasihatnya. Ayah adalah orang yang paling bijak yang bisa memberi nasihat kepada sang anak. Karena dipastikan dalam hidup anak melakukan kesalahan. Maka dengan bijak ayah akan memberikan nasihat kepada kita agar tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Kerinduan akan pesan dan nasihat ayah terjadi saat kita mengalami himpitan atau kesulitan dalam kehidupan. Kita merindukan pesan dan nasihat ayah karena kita tidak bisa secara langsung meminta saran pada ayah akan apa yang terjadi pada kita. Semisal tentang belajar di kuliah yang tak kunjung selesai, lalu pekerjaan yang tak kunjung membuat kita bahagia, atau pasangan yang tak kunjung kita temukan untuk menjalin rumah tangga. Kesulitan-kesulitan hiduplah yang membuat kita mengenang lagi kerinduan akan pesan dan nasihat ayah.
Apa yang paling kamu rindukan tentang ayah

Dari ketiga kerinduan diatas, apa yang paling kamu rindukan tentang ayah? Bagiku, aku sendiri merindukan pesan dan nasihatnya. Saat ini hidup memang cenderung begitu sulit dihadapi, tapi merindu pesan dan nasihatnya serta mengingat pesan dan nasihatnya yang pernah dikatakan ayah membuatku kuat. Tentu tidak setiap hari aku bisa curhat padanya, tidak setiap hari aku juga bisa mendapatkan dukungan, saran, dan nasihatnya. Semua harus dijalani sendiri dengan mandiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar